Rabu, 15 April 2009

PMII Kom IAIN IB Padang

Semangat Pergerakan rasanya tidak akan pernah musnah dari muka bumi dan terutama bagi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang mengusung faham ahlusunnah waljama'ah ini kembali mengangkatkan acara Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) oleh Pengurus Komisariat IAIN Imam Bonjol Padang.

MAPABA yang telah direncanakan jauh-jauh hari adakan dilaksanakan pada hari jum'at sampai minggu tanggal 17-19 April 2009 di Sekretariat PC PMII Kota Padang. MAPABA kali ini merupakan ajang perekrutan anggota baru, namun bagi PMII perekrutan anggota baru bukan berarti PMII harus memiliki anggota sebanyak-banyaknya akan tetapi justru sebaliknya, kita tidak perlu merekrut anggota sampai puluhan orang, kita hanya membutuhkan anggota sedikit tapi penuh dengan jiwa pergerakan untuk kepentingan ummat dan bangsa, demikian dikemukakan oleh Ketua Komisariat PMII IAIN Imam Bonjol Padang (Ahmad Arsadi) kepada redaksi.

Mahasiswa yang akan mengikuti MAPABA kali ini tidak terfokus hanya pada kalangan mahasiswa IAIN saja, tetapi kita juga memberikan kesempatan bagi Perguruan Tinggi lainnya yang ada di Kota Padang untuk ikut serta dalam pengkaderan tingkat awal ini. Kita tidak menutup kesempatan ini, demikian disampaikan Ketua Panitia yang dihubungi via telfon (Arya Guna Saputra). Mahasiswa Fakultas Syari'ah ini menambahkan bahwa ketika kita membuka stand pendaftaran di IAIN Imam Bonjol Padang, panitia sangat terkejut karena beberapa organisasi Mahasiswa lain baik dari Intra maupun Extra Kampus juga ikut membuka stand perekrutan anggota baru seolah-oleh mereka mau bersaing bersama PMII.

Pembukaan stand organisasi lain tidak perlu kita khawatir, demikian disampaikan oleh sahabat Alim Marwin Z yang sekarang menjabat sebagai ketua Advokasi dan Politik ditingkat Cabang Kota Padang. Beliau juga menambahkan bahwa PMII itu walau masanya sedikit tapi gaungnya sudah melebihi dari organisasi-organisasi yang lain. Justru kita harus bangga ketika kita membuka stand MAPABA ada organisasi lain yang bersaing bersama kita, apalah enaknya organisasi tanpa persaingan.

Tidak ada komentar: